Jigoku Ramen, Ramennya Orang Bandung

Posted on 4 views
Jigoku Ramen, Ramennya Orang Bandung
Jigoku Ramen adalah makanan khas Jepang yang sudah sedikit dimodifikasi dengan cita rasa Indonesia. 
Jigoku Ramen beralamat di Jl. Cikutra No.143, Neglasari, Cibeunying Kaler, Kota Bandung.
Jigoku adalah nama salah satu nama mata air di Jepang. Namun, secara harfiah Jigoku bisa juga diartikan sebagai “neraka”. Bisa jadi rasa pedasnya yang diasosiasikan sangat pedas seperti berada di neraka.
“Jigoku memiliki slogan ‘Kalo bisa murah kenapa harus mahal? Rasa bintang 5 harga kaki 5!,” ujar Kresna Utama, pemilik sekaligus penggagas Jigoku Ramen.
Ia mengatakan, di Indonesia ketika pertama kali ada ramen dijual mahal, itu yang mempengaruhi pandangan orang.

“Logika saya, bahan baku roti dengan terigu ukurannya bisa sama, tapi karena terjebak dengan makanan berat, jadi kenapa bisa murah, saya nanya kenapa yang lain mahal,” ujarnya.

Kresna menjelaskan, untuk mie-nya sendiri Jigoku Ramen merupakan buatan sendiri (handmade) tanpa mesin. Semua diolah dengan tangan, tanpa pewarna mie. 

Setiap harinya stok mie buatan Jigoku cukup terbatas, dibuat tanpa bahan pengawet. Stocknya hanya untuk satu hari saja setiap harinya. 
“Dalam satu hari, jigoku bisa menjual higga 126 mangkok yang bisa habis dalam 6 jam saja. Jigoku buka dari jam 12 hingga jam 9 malam, tapi belum pernah sampai jam 9, ramen sudah habis,” katanya.
Jigoku Ramen, Ramennya Orang Bandung

Menu Jigoku Ramen

Awalnya hanya ada 3 menu pilihan, sekarang sudah ada belasan pilihan menu ramen. 

  1. Jigoku Ramen Original
  2. Jigoku Ramen Terriyaki
  3. Jigoku Ramen Sausage Beef Frank
  4. Jigoku Ramen Ebi Furai
  5. Jigoku Ramen Birloin Blavia
  6. Jigoku Ramen Ebi Katsu
  7. Jigoku Ramen Spicy Wings
  8. Jigoku Ramen Japanese Tofu Yaki
  9. Jigoku Ramen Meat Ball with BBQ Sauce
  10. Jigoku Ramen Fu Yung hay Katsu
  11. Jigoku Ramen Prawn Sea Food Butter
  12. King Of Jigoku Ramen. 

Harganya mulai di kisaran 20 ribu rupiah saja untuk seporsi. 

Menu Jigoku Ramen - Cibeunying Kaler, Cibeunying, Bandung ...
Kresan menjelaskan, awal mula ia menggunakan nama “Jigoku” berasal dari nama salah satu mata air di Jepang.
“Di Jepang ada mata air, salah satunya Jigoku dan warnanya merah seperti darah, saya juga dikasih tahu pengunjung bahwa Jigoku itu secara harfiah adalah neraka,” ujarnya. (SGD News).*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *