Cara Cas Baterai HP yang Benar, Termasuk Isi Baterai HP Baru

Posted on 3 views

cara cas atau mengisi daya baterai HP yang aman dan benar

Postingan ini membahas soal cara mengisi baterai atau nge-charge (cas) Handphone (HP) yang aman dan benar, termasuk berapa jam pengisian baterai HP baru.

Dulu, saat membeli HP baru, biasanya ada anjuran dari penjual agar HP dicas selama beberapa jam, bahkan hingga 8 jam. Katanya, hal itu agar baterai HP awet.

Cas atau Isi Baterai HP Baru Sampai Penuh Saja!

Tampaknya, ngecas HP baru sampai berjam-jam kini sudah jadi “mitos”. Faktanya, ngecas HP baru ataupun HP lama yang aman dan benar adalah sampai penuh atau 100% saja!

Jadi, begitu sudah 100%, maka cas selesai. Charger harus segera dicabut.

Jangan Lewat 100%

Yang namanya “terlalu”atau berlebihan, tidak baik. Termasuk saat ngecas HP. Jika baterai handphone sudah 100%, segera cabut atau akhiri charging baterai HP Anda!

Baterai li-ion –yang kini dipakai HP terbaru– dapat mengalami “stress” jika berada dalam kondisi yang ekstrem. Salah satunya adalah saat membiarkan baterai ponsel dalam angka 100 persen dalam waktu yang lama.

Selain itu, mengisi baterai sampai dengan 100 persen juga bisa merusak bahan kimia yang ada di dalam baterai.

Kapan Harus Cas HP?

Kapan kita harus mengisi daya baterai HP?

Waktu pengisian terbaik baterai HP, menurut berbagai sumber, dilakukan ketika daya sudah mencapai 10 persen atau maksimal 20-30 persen.

Biasanya, saat daya baterai sudah pada posisi tersebut, muncul notifikasi di HP yang memberi tahu pengguna untuk segera melakukan pengisian.

Jadi, Waktu terbaik untuk mengisi ulang baterai smartphone adalah saat sisa baterai 10%. Pada saat ini, baterai smartphone menuju habis, sehingga mampu menampung daya berkekuatan tinggi sekaligus untuk membuat proses isi ulang lebih cepat.

Mengisi daya ketika baterai masih berada di angka 50 persen juga sama bahayanya dengan mengisi daya saat sudah 0 persen.

Namun, untuk HP terbaru, baterainya sudah lebih canggih. Ngecas HP bisa dilakukan kapan saja, asalkan tidak dalam kondisi penuh 100%.

Cara Cas HP yang Benar

Dilansir Liputan6, berikut ini cara mengisi daya baterai handphone yang aman dan benar.

1. Jangan Tunggu Baterai Benar-benar Habis

Kebiasaan mengisi daya baterai handphone saat sedang benar-benar habis ternyata bukan cara yang benar. Bila kamu memiliki kebiasaan seperti ini, segeralah untuk menghentikannya. Hal ini hanya akan merusak masa usia baterai handphone alias menjadi cepat rusak.

Kebiasaan ini tidak dianjurkan karena membuat baterai membutuhkan waktu yang lebih lama dan membuat suhu semakin panas. Oleh karena itu, sebisa mungkin menghindari baterai handphone mendekati 0 persen untuk mengisinya. Kamu bisa mengisi daya jika baterai sudah menunjukkan 30 atau 40 persen.

2. Jangan Mengisi Daya Hingga Penuh

Selain menunggunya sampai benar-benar kosong, kebiasaan buruk yang kerap dilakukan saat mengisi daya handphone adalah dengan melakukan pengisian sampai penuh.

Padahal, cara pengisian ini tidaklah dibenarkan. Cara ini justru akan membuat handphone kamu tidak tahan lama.

Pengisian parsial pada baterai Li-ion yang tertanam di hampir seluruh handphone saat ini sudah mampu membuat masa handphone mu menjadi tahan lebih lama.

Oleh karena itu, pengisian daya yang dibiarkan penuh tidak dianjurkan. Kamu hanya perlu mengisinya pada kisaran 80 persen saja.

3. Gunakan Charger Handphone yang Asli

Charger merupakan salah satu alat yang kerap digunakan untuk mengisi daya handphone. Sering dianggap sepele, tak jarang beberapa orang asal dalam menggunakan alat ini. Pada kondisi tertentu, terkadang memaksakan kamu untuk menggunakan charger yang tidak tepat.

Misalnya saja tidak menggunakan charger asli dari bawaan pabrik. Memang tetap bisa digunakan, namun charger asli dari bawaan pabrik dinilai lebih optimal untuk melakukan pengisian daya pada handphone.

Apabila kondisi ini benar-benar tak bisa dihindari, alangkah baiknya untuk tetap memperhatikan detail charger yang ingin kamu gunakan. Usahakan untuk lebih memperhatikan kualitas charger yang akan kamu gunakan seperti melihat voltase dan juga ampere di bagian kepala charger.

4. Batasi Penggunaan Powerbank

Kerap kali kita kesulitan menemukan stop kontak dalam beberapa kondisi tertentu. Hal ini membuat kamu untuk selalu siap sedia untuk membawa powerbank sebagai alternatif untuk pengisian daya handphone.

Kebiasaan menggunakan powerbank untuk mengisi daya handphone ternyata kini perlu kamu kurangi. Ya, terlalu sering menggunakan powerbank akan membuat handphone kamu mudah drop dan berpotensi mengurangi masa usia baterai.

Begitu juga dengan kebiasaan mengisi daya dengan menggunakan port USB di laptop atau komputer. Cara ini juga bisa mengakibatkan baterai kamu menjadi cepat rusak. Hal ini dikarenakan port pada USB hanya memiliki 0,5 A, dimana arus yang dihasilkan cenderung melambat.

5. Matikan Handphone Saat Sedang Diisi Daya

Penting juga untuk memperhatikan kondisi handphone saat sedang pengisian daya. Bila kamu memiliki kebiasaan untuk memainkan handphone sambil diisi daya, sebaiknya ini perlu segera dihindari. Mematikan handphone saat sedang diisi daya lebih baik untuk menjaga kestabilan pengisian dayanya.

Namun, bila kondisi memaksamu untuk tetap menggunakan handphone saat sedang diisi daya, ada baiknya untuk menurunkan kontras layar handphone.

Itu dia cara cas atau mengisi daya baterai HP yang aman dan benar. Ringkasannya, isi baterai HP baru sampai penuh 100% saja, cas HP saat sudah 10% atau ada notifikasi baterai lemah, dan matikan HP saat dicas.*

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *